MUHASABAH CINTA

Ya Allah jadikanlah cintaMU padaku dan cintaku padaMU cukup menjadi hartaku

berhati-hati di “jalan” ini February 8, 2009

Filed under: dakwah — akhwatfillah @ 11.30 +00:00Feb
Tags:

caolujcp1saudaraku yang berada di jalan Allah..

baginda Rosulullah Saw pernah berkata :

mintalah fatwa dari hatimu,kebaikan itu adalah apa-apa yang jiwa dan hati tentram padanya.dan dosa itu adalah apa-apa yang mengusik dalam jiwa,dan ragu-ragu dalam hati,walaupun orang2 memberi fatwa padamu untuk membenarkannya(HR.MUSLIM)

saudaraku,

ketika kita menyatakan diri berada dalam barisan dakwah ini sesungguhnya kita sudah menyatakan siap dengan segala resiko sebagai seorang jundullah,dan mujahid dakwah,dan menjadikan dakwah itu sendiri sebagai nafas yang tiada henti bergerak memberikan kesejukan bagi para perindu hidayah Allah.Jalan ini memang berat,jalan ini tidak enak tapi inilah pilihan yang telah kita tetapkan sbagai orang yang menyatakan dirinya dai’.

maka ketika gelar itu telah melekat,maka ribuan mata bahkan jutaan mata ummat akan mengawasi gerak-gerik sang pelaku dakwah,maka seyogianya hamba Allah yang telah memba’iatkan diri di jalan ini bersikap hati-hati dalam menempuhnya,jangan tertipu dengan mulusnya jalan,jangan putus asa dengan terjalnya dakian.

saudaraku jundullah fi sabilillah..

ketika jalan ini begitu berbahaya maka wajar jika kita berhati-hati menapakinya,namun kita perhatikan betapa banyak orang-orang yang dalam kemudahnnya justru menjadikannya lupa untuk berhati..memang saudaraku kita bukanlah malaikat,tapi setidaknya hadist Rosulullah tadi bisa menjadi self control dalam diri kita sebelum melakukan sebuah tindakan.

saudaraku kita perhatikan bagaimana kehidupan para salafussaleh yang begitu berhati-hati,kita mungkin lihat bagaimana wara’nya seorang umar bin abdul aziz dalam mulusnya jalan beliau tetap hati-hati menjalankan amanahnya sebagai pemimpin dan sekaligus dai…bisa saja umar bermewah-mewah,bisa saja dia pergi ke tempat-tempat maksiat dan menggunakan kekuasaanya untuk berdakwah,tapi saudaraku apa yang lebih ditekankan oleh umar disini adalah sikap ke hati-hatian.

mungkin kita dengar pernyataan ,kenapa kalau ikhwan masuk warnet kok kayaknya gak biasa,kenapa kalau dai nginap di hotel gak biasa,kenapa dai hidup mewah kok terasa janggal,kenapa ikhwan kok kayaknya gak bebas,sedikit salah langsung terlihat,sementara orang lain tiap harinya mungkin bermaksiat tidak jadi masalah,kenapa kok pelaku dakwah ini mudah sekali terkena fitnah…??

saudaraku…

bersyukurlah kita Allah menempatkan posisi kita mudah terkena fitnah,mungkin Allah ingin mentarbiyah kita agar kita benar-benar bersih sebagai palaku dakwah ketika menghadapNya di yaumil akhir kelak,maka kehati-hatian adalah sebuah keharusan,saudaraku ketika kita melihat orang biasa rakus harta mungkin kitapun sebagai mujahid dakwah merasa biasa,tapi bagaimana jika ulama,dai,ikhwan atau akhwat yang rakus harta mungkin kita merasa gerah dan gak aman…begitu juga umat memadang semua gerak gerik kita.

saudaraku.

marilah kita senantiasa megazamkan diri untuk berhati-hati berbuat di jalan ini,jalan ini memang penuh duri dan tidak enak,tapi Allah menjanjikan pahala syorga bagi siapa yang berhasil melewatinya.ketika dakwah kita mulai terbuka,ketika dakwah kita Allah beri kemudahan maka sesungguhnya itu juga merupakan ujian dari Allah apakah kita akan lalai atau terjerumus jatuh sebagai penumpang dakwah atau kita akan sampai kepada tujuan hakiki dari jalan dakwah itu sendiri,maka bertanyalah kepada nurani kita sebelum berbuat.wallahu a’lam.

kontemplasi taujih buat diri sendiri

 

4 Responses to “berhati-hati di “jalan” ini”

  1. Ustad lieur Says:

    Kalau saya baca website ini tak ada sama sekali kolom yang menyediakan tempat untuk Seni dan budaya bangsa Indonesia..semua kearab-araban, apa manfaatnya untuk website ini untuk negara yang plural , apakah budaya kita akan dirubah menjadi gaya Timur Tengah

  2. akhwatfillah Says:

    trimakasih atas kunjungan kang bejo,insya Allah ada rencana menampilkan seni dan budaya indonesia,berhubung karena usia website ini baru 2 bulan jadi mohon maaf bila jauh dari harapannya,bangsa kita adalah bangsa yang kaya akan budaya dan seni yang positif dan mampu memberi banyak kontribusi untuk membangun bangsa yang berkah ini.kearab2- an??🙂 memang saya lagi tinggal di arab kang,tapi saya kira karab2an itu relative.saya memang suka bahasa arab,tapi saya lihat kebanyakan di indonesia penduduknya hampir 80% mulai keren-kerenan dengan bahasa Inggris,apakah indonesia mau menjadi bangsa inggris kang??:-) bahkan televisi,celeb,bahkan di SD sekarang wajib ada mata pelajaran B.inggris,tapi itu bukan berarti bangsa kita mau menjadi negara inggris kan? semoga kang bejo bisa memahami apa yang saya maksud.salam silaturrahim,bagaimanapun saya tetaplah manusia biasa yang banyak kurangnya.o ya boleh tahu apa websitenya kang bejo? mungkin ada budaya dan seni indonesia yang bisa saya numpang mencari inspirasi menulis?anyway thank’s that u hv time to visit my blog.salam

  3. “Kehati-hatian telah dilakukan,
    namun apadaya kaki ini tetap tergelincir”.
    [Empunya gubuk]

  4. marjuni mtaq Says:

    subhanalloh catatan yang bagus sekali


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s